Kamis, 13 Agustus 2009

Rabu, 12 Agustus 2009

day-dream

Since I found no food at home recently,
I almost hate rice instead.
And I did not eat anything for whole a day.

Although it takes some benefit for me.
But it does not make me feel better like change into slim or loss weight.
My scale screams that I'm still too heavy to lap on.
And all my nice-old dresses showed bad smiles to me.

"Sorry guys, Still not the proper time for you"..I said heavily.
Then they yelled to me " So when is our turn?" flew with high temper.
" I can't say it exactly, coz it can hurt you alot.!"
" If you won't hurt us.. So schedule yr time for exercise, arrange a healthy food and drink, and do not forget waste yr dinner from now on. If you have do all, you can go back to us. Understand !" They said while closing the cabinet's door hardly.

Well, They're angry with me.
I guess I lost words.
I promised will not open the cupboard till I loss weight.

And now the question is? Will I..

kenyataan hari ini dan esok

Pembicaraan pagi ini di taxi berkisar soal swine flu. Mba (forgot her name) yang biasa bareng dan kerja di K** said kalo salah satu tenant di K** ada yang kena flu baby. Ceritanya Mr. X ini sebelum berangkat ke S’pore memang sudah tidak enak badan, meriangan kata orang sunda mah. Tujuan utamanya ke Vietnam, waktu transit ke S’pore terdeteksilah dia menjadi korban H1N1. Dan sampai sekarang masih di Spore.
Karena ada berita itu, Walhasil semua tenant plus masing-masing karyawan di K** di haruskan vaksin influenza. Waktu aku tanya apakah vaksinnya gratis, ternyata mba itu bilang bayar Rp. 150 ribu dan itupun hanya sekedar pencegah bukan berarti divaksin lalu bebas tidak terkena swine flu. Malah tahun 2010 sang dokter mewajibkan mereka menerima vaksin itu kembali. Kwek—3x.
Mba Munai menanggapi dengan serius hal itu, dia bilang serem ya..
Mba *** itu mengangguk setuju. Dia menambahkan kalo sudah 1 minggu ini wajib pakai masker di office, sungguh mengesalkan lanjutnya.
Mba Munai bilang :” Ya..sump다 banget pastinya”.
Lucunya, kata Mba ***, Sebelum di vaksin sang dokter mewanti siapa saja yang alergi telur atau sedang dalam kondisi tidak sehat, mohon jangan divaksin dulu. Tapi Boss mba*** memaksa, secara dia alergi telur. Sekarang dia lagi terbaring di rumah, dah 2 hari katanya.

Well.. Hati.. lebih utama ya..
Saya jadi berfikir, harus lebih menjaga makanan, jangan sering makan di luar yang secara kita tidak tahu diolah semestinya (baca: bersih) atau tidak. Dan merenung lagi ucapan Papa di rumah yang menyebutkan kalau peristiwa ini mungkin rekayasa (?). Maksudnya, saat ini penduduk bumi sudah berjubel, piramida kehidupan dirasa sudah makin tidak seimbang. Dan bagaimana membuat penyeimbangan di bumi ini lagi tanpa pembunuhan massal ( sebab kalo membom sebuah negara pastilah dituding PBB sebagai pelanggaran HAM). Sehingga di buatlah skenario pembunuh massal perlahan yaitu dengan penyakit. Sebab jika kita menciptakan virus banyak untungnya toh?.
Virus itu sama seperti dua sisi mata uang, bisa positif yaitu memperkerjakan orang untuk membuat virus, membuat obat anti virus, menjualnya secara terang-terangan atau untuk konspirasi (bener ga nih, kayanya Cuma halayan aku saja)
Negatifnya ya itu membunuh.

Dan penyakit itu..makin lama makin kian aneh saja..
JADI teringat perbincangan dgn pak S*** , salah satu staff sucofindo sepanjang perjalanan ke factory di sukabumi melalui desa terpencil. Saat menyaksikan peristiwa menyayat hati..

Selasa, 04 Agustus 2009

start from

Well...
From now on I'll write with care all the duties that I ever faced.
From the first I joined with this company till its metamorphosis.
From the easy one till the hardest.
From the funniest till breaking heart (really ??)
From those people whom fill my memories.
From friends to enemies (ehm..he..he)

From all things have to remember.

Who know someday, all those theories, experience, friendship can be useful.
Nothing is waste (mentang-2 bisnis waste)
I meant : Nothing is impossible and Nothing is useless.

Ok.. will prepare all the subject asap.

Kamis, 23 Juli 2009

Desire

Ehmm.. Ingin menulis banyak dan ingin mulai menulis lagi. Seperti dulu kala masih produktif (menulis).
Tapi kenapa sekarang ini waktu seperti cepat berlalu, rasa malas lebih senang menghadang di depan,
rasa kantuk lebih cepat datang, sikap menerima lebih digemari ketimbang sikap memulai (ternyata tipe follower ya..huah)

Saya bukan penulis terkenal bak bintang novel yang menelurkan banyak karya. Saya adalah saya. Hanya saya dengan menulis kita memiliki banyak hal bisa dituangkan (tidak sekedar dituangkan tepatnya). Perlu racikan khusus, bumbu penyedap dan cawan cantik untuk mengalirkannya.

Ya.. Insya Allah mo aktif lagi.
Doakan aq ya, dan Izinkan aq Ya Rabb.
Permudahlah langkah ini, pertajamlah pikiran ini, perkayalah ilmu ini dan tambahkan lagi pengalaman ini.
Amin Ya Mujibas Sa'ilin

Kamis, 30 April 2009

Gotcha !

Awalnya hanya ingin tanya info soal register ke BPOM ataw ke depkes. Tapi yang ada jadi seperti "ngerjain" teman.

Maaf ya kawan..Bukan maksud hati kok..